Jul
14
Filed Under (life!) by bajubiru on 14-07-2008

Bulan ini emang bener-bener bulan penuh berkah *halah*. Lebaran kaleee. Hehehe… Kali ini aku serius deh. Bulan ini emang bener-bener luar biasa buatku. Gimana nggak, aku sendiri nggak nyangka bisa melakukan hal-hal yang sama sekali nggak pernah kubayangkan pasti bisa aku lakukan.

Bayangin aja (ayo, pada ngebayangin ya. awas kalo nggak!). Abis pulang dari Jerman akhir bulan lalu, aku langsung disuguhi segembolan pekerjaan. (apa coba segembolan?) Pokoknya banyak deh. Pertama, aku mesti bikin list top 20 BUMN based on revenue. Nah, yang dicari bukan revenue doang, tp juga net profit dan asset. Can you imagine, Indonesia has 139 state-owned enterprises dan aku mesti membuat daftar top 20. Apalagi, penderitaan ku bertambah parah setelah mengetahui dari 139 BUMN itu, cuma 14 yg listed. Sisanya? Hasil bertapa di gunung Kawi tentunya.

Pokoknya, semuanya udah DONE! Karena, sebelum berangkat dan selama di sana aku berusaha keras menyelesaikannya dan akhirnya selesai juga itu list kecintaanku *halah*. Kedua, aku juga dapat jatah nulis 10 blurbs. Taukah kau apa yg dimaksud dgn blurbs? Nah, makanya kerja di GlobeAsia biar tau.

Ketiga, nulis satu profile. Awalnya sih dpt jatah nulis pertamina. Tp berhubung, oleh karena sebab akibat dan simbiosis mutualisme. Duh, ribet amat sih! Diulang deh. Berhubung si Mer-Cong lbh ahli menulis soal oil and gas, dan berhubung si Mer-Cong menyerah untuk mencoba menulis soal perbankan, akhirnya kami barteran. Beras kali di-barter? Aku nulis OCBC, dan si Mer-Cong nulis Pertamina. Thanks Mer.

Sekarang ke berapa? Oh iya, keempat ya? Keempat, aku dapat tugas tambahan lagi buat nulis roundup BUMN. FYI, tahun ini bener2 tahun ribetnya BUMN deh. Dan tentu aja ini juga membuat kerjaan ku lebih ribet dan tentunya berefek pada hidupku menjadi lebih ribet. Hiks… Mamaaaaaaaaa…… Papaaaaaa……

Mulai dari rencana privatisasi, restrukturisasi, pembentukan holding yang nggak ada endingnya juga ampe sekarang. My favorite editor: Pak Keith memberi judul: BROKEN DREAMS. Thanks Mr. Keith Loveard. You’re my favorite editor in this world. Walopun lebih sering menyebalkan dan deg-deg-an. Kalo nggak percaya, kirim aja tulisan ke doi, dijamin bakal dikirim “kata-kata cinta” sepahit empedu. *halah* Yang pasti, bulan ini pak keith sangat kooperatif , walopun aku harus me-re-write tulisanku. Makasih buanyak ya pak, sering-sering aja membuatku tambah rumit.

Kelima, tentu aja my travel story. Oleh-oleh dr Jerman. Dan untungnya si boss mengizinkan ku menulis dua halaman saja. Oh, thanks God. Kalo nggak, bisa mati berdiri eike, keriput bertambah, rambut memutih. Duh, kalo begini, siapa yg bakal naksir. Secara udah kelamaan jadi jomblo. (PROMOSI: Dijual… dijual … dijual…)

Nah, yg ini konteksnya beda lagi. dan aku tak boleh menyebut ini membuat hidupku tambah rumit. akibatnya bisa fatal: tingkap-tingkap langit, pintu-pintu berkat dari surga bs ditutup!

Begini ceritanya. Bulan ini gereja ku mengadakan Healing Movement Camp (HMC). Yang gereja di GBI pasti tau deh, krn program gereja dari pusat. Nah, HMC bulan ini ada 3 macem. Pertama, HMC JC (buat anak-anak remaja), udah lewat sih, 11-12 juli kemaren. Kedua, HMC Youth. Nah yang ini ntar lg. Tanggal 18-19 juli. Ada yang mau ikutan? Hayo… mendaftar… Hehehe.. Ketiga, HMC Reguler. Yang ini untuk umum, lebih tepatnya untuk orang2 tua.

The problem is: aku menjadi bendahara di tiap kepanitian. Can u imagine? Aku mesti megang duit yang jumlahnya nggak sedikit buatku. Duit di tabungan ku aja nggak sampe segitu kalo ditotal, apalagi klo diperiksa KPK. Nggak mungkin! Hahahhaa… Dan satu lagi, penderitaan terbesarku adalah membuat laporan keuangan. Jujur aja dan dengan tidak malu-malu: aku nggak ngerti gimana caranya bikin laporan keuangan. Huhuhu… Jgn heran, sejak SMA, nilai akuntansiku hanya bergerak di kisaran 3 dan 4. Merah terus dah. Ga tau kenapa penyakit bodoh-akuntansi-akut ini tak pernah lepas dr diriku. Akibatnya? Sekarang aku bingung bikin laporan keuangannya. Ada yang bersedia membantuku. Ntar ku ucapin terima kasih deh. Dan satu lagi: upahmu besar di sorga. (terlalu rohani)

FYI, si uul ini adalah org yg paling sulit bilang: NGGAK, apalagi dalam kasus-kasus yang menyangkut nama Tuhan dan gereja. Mereka tau aja kelemahanku.

Penderitaanku bukan hanya saat megang uang dan bikin laporan keuangan, tapi juga saat hari-H. Kayak jumat lalu, aku melancarkan jurus MELODI=MELOloskan DIri. Jam 1 aku kaburrrr dari ktr, padahal kerjaan masih banyak. Dan besok jumat kayaknya aku juga mesti bolos. Forgive me boss. Soalnya, aku mesti ke puncak hr jumat pagi dan baru balik sabtu malem. Tp gpp lah udah selesai deadline ini. (berusaha mencari pembenaran. hehee..).

Ada lagi nih. Berdasarkan pengalaman, *halah*, selesai HMC JC minggu lalu, staminaku rontok. Tulang-tulangku (bukan tulang ku yg di Medan loh) rasanya udah retak dan bersiap-siap untuk patah. *Pleonasme*. Dan besoknya, hr Minggu, aku nyaris tertidur di gereja pas hamba-Nya lg khotbah. bener-bener deh hal memalukan dalam hidup. malu diliat adik2 JC ku: kok kakaknya ngantuk2 ya? Dia kagak tau kakaknya mengalami pengalaman batin, spiritual (bo’ong!). Yg bener pengalaman jasmani yg memalukan satu malam sebelumnya. RAHASIA.

Ya doakan saja, semoga laporan keuangan ku benar dan berat badanku kembali normal setelah bulan yang luar biasa ini. Frankly speaking, it is an extraodrdinary month for me. Alleluia!!!

Jul
06
Filed Under (life!) by bajubiru on 06-07-2008

Ide, di manakah engkau?
Tak bisakah kau melintas sebentar saja di benakku?
Tak bisakah kau singgah sejenak saja ke pikiranku yang tengah kebingungan mencarimu?

Huh…

Gini nih kalo sedang menjelang deadline dan ga ada ide. Sepertinya aku harus minum supplemen yang mengandung ginkobiloba, biar otakku bekerja lebih cerdas. Atau apapun yang bisa memicu otak bekerja lebih keras. Oh God, please help me.

Sebenarnya sih td malam niatku sudah amat sangat mulia. Sejak Minggu sore, abis bangun dr tidur siangku yang cukup panjang, si laptop ku buka, si flash disk gratisan ku colokin ke dalamnya, dan muncullah si file OCBC. Lumayan, udah ada sekitar 404 words tersaji di screen si laptop. Selanjutnya?

Si otak tampaknya lg ogah berpikir. “Think brain! Think!” kataku. Tapi tetep aja si otak ga bisa mikir. Heran. Biasanya si otak berpikir sangat cerdas menjelang deadline. Karena dia tau, tuannya bisa terancam. Ya, terancam ga gajian di tanggal 28. hahahha…

Nah, aku punya ide brilliant. Bagaimana dengan tidur lebih cepat? Pasti aku bisa bangun lebih cepat. Seperti deadline di bulan-bulan kemarin. Tidur jam 7 malam dan bangun jam 2 atau 3 pagi.

Soalnya, berdasarkan pengalaman, kalau aku bekerja di jam-jam segitu, sepertinya si ide melayang-layang di langit-langit kamarku yang berwana putih. Dan si otak tentu saja bekerja sangat kooperatif. Dengan lihai, si otak menangkap setiap ide-ide yang tengah mengepak-kepakkan sayapnya. Gotcha!

Sayangnya, mimpiku itu tak terwujud. Ini gara-gara si obat batuk. FYI aku sedang mengidap batuk kering. Udah seminggu ga sembuh-sembuh. Heran, merokok nggak. Narik becak apalagi. Tp tetep aja si batuk enggan meninggalkan tubuhku.

Nah, tepat pukul 9 malam, ku ambil satu slice roti tawar, ku olesi selai coklat-kacang ke atasnya dan hap… ku lahaplah itu roti. Aku lg males makan. Tp aku mesti minum si obat batuk, kalo nggak, si perut bisa bernyanyi-nyanyi di tengah malam bak orkes keroncong.

And guess what? Di saat si otak belum berhasil mengangkap si ide. Di saat si ide-ide belum mulai mengepak-kepakkan sayapnya di langit-langit kamarku, aku tertidur pulas. Oh my God! How could it be…!

Akhirnya, aku baru terbangun jam 7 pagi. Itupun nyawaku belum terkumpul dengan sempurna. Kayaknya masih ada yg tertinggal di kolong tempat tidur, sebagian ngumpet di bawah lemari, dan nggak tertutup kemungkinan ada yang tertindih di bawah si laptop.

Dan mataku tertuju ke arah si laptop yang masih menyala. Dan hasilnya sodara-sodara? Tentu aja nggak ada perubahan. Jadi, di tengah rasa ngantuk yang melanda cukup hebat tadi malam, aku hanya mampu menambah 104 words untuk tulisan OCBC ku. Hiksss… huhuhu… hiks…

Dan sekarang? Tentu saja melanjutkannya dan membuatnya menjadi 1000 words.
Bye all!