Jan
26

Pembicaraaan jelang tengah malam

Filed Under (life!) by bajubiru on 26-01-2009

Pembicaraan jelang tengah malam ini, mungkin kurang penting bagi Anda, tetapi sangat penting bagi ku dan sashia yang harus terkapar selama dua hari di long weekend (yang seharusnya) cerah ceria itu. Tapi, apa daya. Kami memang tak berdaya. Aku harus terkapar di kamarku akibat penyakit demam, pilek, batuk dan pusing (kepala bak tertimpa truk tronton beratnya). Sementara rekanku sashia harus bolak-balik ke WC akibat penyakit unstopable poop (baca:mencret).

Setelah melakukan analisis yang mendalam mengenai sebab musabab penyakit kami masing-masing, akhirnya kami berdua mengendus dan menarik benang merah, bahwa perempuan rakus berkaca mata itulah yang menjadi penyebabnya (maaf, kalau kurang ilmiah).

Sehari atau dua hari sebelum long weekend (yang seharusnya) cerah ceria itu, aku tak makan siang, tidak selera. Sahsia pun demikian, tapi bukan karena tidak selera makan, tetapi karena duitnya di dompet tinggal Rp5,000 (malu-maluin!). Jelang sore, perempuan rakus berkaca mata itu, tampak sedang asik menyantap sebungkus nasi+ayam penyet di mejanya.

Terang saja, kami yang sedang kelaparan akibat tidak makan siang tergiur melihatnya. Tapi apa daya, office boy tidak ada dan duit pun tidak punya (yang terakhir ini penderitaan sashia). Lantas, apa yang dilakukan perempuan rakus itu? Dia makan dengan tanpa rasa bersalah, saudara-saudara! Bahkan, denga alasan kenyang, dia membuang sepertiga dari jatah ayam penyet+nasinya. Keterlaluan!

Tapi, karena kami lapar, kami memutuskan untuk menyantap sisa ayam penyetnya, tentu saja atas seizin perempuan rakus berkacamata itu. (walaupun hal tersebut mencoreng-moreng dan mencabik-cabik harga diri kami!). Hiksss… ”Selamat tinggal harga diri! Selamat tinggal martabat! Selamat tinggal harkat!” sesalku. 

(Setting: Mary Silaban a.k.a perempuan rakus berkacamata sedang berada di kantor GlobeAsia, Sashia Samira berada di rumahnya demikian pula halnya denganku)

sashia samira : Test2
uul : ya ya
mary silaban : miuuunn……………
uul : kijang 2 silakan masuk
sashia samira : Disini sapi 2 over
mary silaban : babi buduk..babi buduk..silahkan posiis dimana babi buduk…
mary silaban : ayam penyet…aman lokasi? ada kerusuhan massa?
uul : di sini adanya anjing kurap dirojer
uul : babi buduk, tolong klarifikasi komfosisi ayam penyet minggu lalu
sashia samira : Disini sapi dua. Lokasi aman terkendali. Harap lapor ke markas
uul : rojer sapi dua

mary silaban : okeh kadal burik bunting…..saya konfirmasi ulang
mary silaban : komposisinya kadal burik bunting, terdiri dari ayam penyet asin, diintepikasi asinnya dari serpihan upil saya
uul : plus, tetesan air ketek yang mengalir deras lewat bulu2nya
mary silaban : ulangi rojer…diidentipikasikan asinnya dari upil saya…
uul : diterima babi berupil singa
sashia samira : Kecoa kidal disini kucing garong.sudah teridentifikasi penyebab penyakit.ganti

mary silaban : sapi jablay…konfirmasi sapi jablay….saya klaripikasi…ketek saya tidak berbulu…
uul : pantes aja kijang dua kena unstopable berak
sashia samira : Berkeringat tidak?
mary silaban : belum jelas keberadaanya kijang dua…rojer
mary silaban : berkeringat mungkin tidak..tapi bau iyaaa….dikopiiii rojer
uul : bekicot ijo dimohon konfirmasi, apakah ketika memasak anda sedang flu?
sashia samira : Ketek bau.harap direspon rojer sapi buduk!
mary silaban : diterima perintahnya kijang dua…rojer
sashia samira : 2461 2461 harap lapor ke markas
mary silaban : sapi jablay dan kijang dua, angelina joli undur diir dulu…pos kamling gak ada yang jaga diri

uul : 64164semua sudah jelas penyebabnya ya
uul : oiii dari tadi kagak ada ID angelina joli
mary silaban : alehamdulilah kalo begitu sapi jablay buduk…
uul : adanya sapi buduk atawa bekicot ijo
sashia samira : 212 212 wiro sableng. Jaga pos yg baik
uul : jgn lupa pake bedak NBK
mary silaban : baik…baik…
uul : kasian para maling dirojer
mary silaban : nanti saya laporkan ke kom’dan undur-undur

uul : diterima
uul : rojer danuarta

Pesan moral: lain kali, jika tidak ingin menderita penyakit parah seperti demam, batuk, pilek, pusing, mencret, jangan pernah makan sisa makanan orang lain (walaupun lagi ga punya duit. ingat:HARGA DIRI!)



2 Comments Already, Leave Yours Too

sashia on 26 January, 2009 at 8:49 pm #
    

aslinya pengen muntah.!


Umpletut on 26 February, 2009 at 12:18 pm #
    

…hahahahahahahaha….


Post a Comment
Name:
Email:
Website:
Comments: